Penampilan yang diperlihatkan ke
dapan khalayak saat kita beraktifitas menunjukan jati diri kita. Dimana
penampilan adalah sesuatu yang akan menunjang bagaimana kita bersikap dan pola
berfikir. Sebenarnya disetiap penampilan tidak akan lepas dari dua hal. Yaitu
pakaian pokok dan sekunder. Pakaian pokok disini adalah pakaian yang menjadi
dasar atau topik saat kita beraktifitas. Misalkan, hari minggu kamu ingin pergi
kesebuah pusat perbelanjaan kamu ingin tampil simple tetapi tetap rapih dan
berkelas. Akhirnya kamu memilih untuk menggunakan kaos polos dengan ukuran
lebih besar, dengan setelan celana berbahan jeans ¾.
Untuk pakaian sekunder adalah
sesuatu yang menunjang agar pakaian pokok itu terlihat bagus. Seperti halnya
aksesoris, yaitu gelang, kalung, jam tangan atau semacamnya. Ada lagi seperti
sepatu, topi, kerudung dan semacamnya. Hal sekunder seperti itu dapat
memberikan kesan yang unik dan menunjang untuk pakaian pokok agar terlihat
lebih baik dan menarik lagi.
Dan untuk pemilihan aksesoris
yang tepat agar cocok dengan pakaian pokok kita, bisa dilihat dari seberapa
besar pakaian itu membutuhkan sesuatu yang lebih menonjol agar pakaian yang
kita pakai terlihat hidup. Dimana sudah dijelaskan oleh seorang mahasiswi tata
busana dari Universitas Negri Jakarta.
“kalau pakaiannya sudah banyak
pernak perniknya lebih baik pakai aksesoris yang simle, dengan bentuk
aksesorisnya pun diseuaikan dengan kebutuhan pakaiannya juga” ujar Mutia K.F. (24/01/16)
Jadi sebaiknya untuk pemilihan
aksesoris dilihat untuk kebutuhan dari pakaiannya itu sendiri. Apakah
membutuhkan aksesori yang menonjol atau tidak. Seperti yang sudah dicontohkan
oleh Mutia saat diwawancarai.
“contohnya kalau pakaian-pakaian
santai buat ke mall pakai saja kalung, gelang yang bentuk simple gak terlalu
berlebihan, tetapi tetap bisa jadi pemanis untuk pakaian yang kita pakai” jelas
Mutia lagi.
Sedangkan untuk ke pesta bisa
menjadi alternatif untuk lebih memilih pakaian yang sedikit angun. Karena itu
akan memberikan efek kepada inner beuty yag nantinya terpancar dari karakter
yang kita punya. Pakaian yang anggung dengan porsi sesuai dengan ukuran tubuh
dan suasana pesta.
“kalaupun pergi kepesta ya disesuaikan dengan
acaranya, kita menghadiri pesta apa? Kapan diadakannya? Jika pakaian kita
sesuai dengan kondisi pesta pastinya akan memberikan efek positif bagi yang
melihat. Dan tidak lupa pakaiannya kalau bisa sebaiknya sesuaikan dengan bentuk
tubuh meskipun tidak terlalu ketat dan semacamnya” jelasnya lagi.
-Nur Ilmi Hasanah-



Tidak ada komentar:
Posting Komentar