Social Icons

Senin, 08 Desember 2014

Solusi Luka Diabetes di Rumat Spesialis Luka Diabetis

Mungkin untuk sebagian orang yang belum pernah atau bahkan sudah terkena penyakit diabetes akan beranggapan sulit untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Apalagi untuk tingkatan penyakit diabetes melitus, yang dikenal dengan penyakit gula basah. Yang berakibat luka pada kaki, dimana kaki akan mengalami luka robek dan mengeluarkan darah. Jika hal itu sudah terjadi maka akan sulit untuk menyembuhkan luka tersebut, dan jalan satu-satunya harus melakukan amputasi pada jaringan luka yang sudah rusak. Namun, tidak untuk RUMAT yang menangani penyakit tersebut. Karena mereka sudah punya cara sendiri untuk penanganannya, agar meminimalisir tindakan amputasi tersebut.


       “rumat itu memberikan pelayanan khusus untuk mereka dengan luka, sebenarnya kita menangani semua jenis luka, bisa luka bakar, luka kecelakaan, luka gagal operasi cuma ada tingkatan luka yang ternyata luka diabetes itu memiliki tingkatan paling tinggi” kata Pak Dadang Suharto selaku pendiri Rumat.

Untuk pendirinya ada dua orang, yaitu Bapak Dadang Suharto S.Kp. WOCN dan Fakhrudin ST. Mereka mendirikan Rumat ini dengan tujuan agar memperkecil terjadinya amputasi karena luka diabetes. 

“angka diabetes tinggi,nah tingginya itu menduduki peringkat ke 4 untuk penderita diabetes didunia jumlahnya sekitar 13juta orang penderita diabetes berpotensi terjadi luka 80% itukan sangat tinggi jika kita ambil 50% saja maka ada 6juta orang yang luka, sementara untuk pelayanan untuk luka itu belum ada ”tutur Pak Dadang

Rumat spesialis luka diabetes ini sendiri, adalah sebuah perusahaan yang bekerja dibidang kesehatan terutama untuk luka diabetes melitus. Selain itu disini penderita luka diabetes melitus akan ditangani dan dirawat dengan modern, yang memang sudah teruji secara interasional sehingga dapat tercapai kesembuhan yang memang terprediksi. Rumat juga sudah membangun cabang sebanyak 16 cabang, yang tersebar diberbagai daerah antara lain : unit Cirendeu, unit Bintaro, unit Tanggerang, unit Indramayu, unit Tasikmalaya, unit Majalengka, unit Kuningan, unit Solo, unit Pemuda, unit Kemanggisan, unit Buaran, unit Cibubur, unit Bekasi, unit Cikarang, unit Tambun, unit Narogong.

Pasien yang sudah terlayani sudah mencapai 1.300 dari semenjak pertama kali didirikannya Rumat spesialis luka Diabetisi. Sedangkan karyawan yang bekerja sebagai perawat yang tersebar sudah berjumlah 30 orang.

“karyawan kita ada 30, yang dikantor ada 5 dan untuk perawat ahlinya ada 25 orang”jelas beliau saat diwawancarai pada jumat (5/12/2014)

Bagi yang ingin melakukan penyembuhan atau perawatan di Rumat tersebut untuk melakukan administrasi mudah saja, saat membayar untuk pelayanannya tidak harus repot ke meja resepsionis. Melainkan bisa langsung membayar kepada parawat yang menangani. Dan untuk nominal perawatan juga terjangkau, mulai dari 150ribu sampai 350ribu tergantung tingkat keparahan luka yang dialami.

Fasilitas yang ada di Rumat Diabetisi ini juga lengkap, untuk standar rumah perawatan spesialis luka terutama luka diabetes melitus. Karena dari segi peralatan juga memadai, ada juga fasilitas yang bisa memanggil mereka untuk melakukan perawatan dirumah. Dari pemeriksaan sampai operasinya pun dapat dilakukan dirumah. Hanya saya mungkin nominal yang harus dikeluarkan agak sedikit berbeda karena adanya tarif transport, yang memang sudah ditetapkan. Dan nominalnya untuk transport tidak lebih dari 15ribu.

“cuma yang kalo kerumah kena cas jasa tambahan biaya transport, biaya itu diluar dari biaya yang jasa yang tadi plus transport biasanya jarak sih tapi itu palingan sekisar 10ribuan lah” jelas Pak Dadang.


Hanya dengan cara menelepon ke Rumat yang terdekat dari lokasi kita, layanan itu akan segera datang dan lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan. Selain itu, Rumat juga menyediakan sendal khusus untuk penderita diabetes. Dan konsultasi-konsultasi mengenai gizi.

-Nur Ilmi Hasanah-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar