Madingpagi.blogspot.com,
Jakarta – Kenaikan harga bbm terjadi pada tanggal 08 november 2014, Presiden
indonesia terpilih Joko Widodo menaikan harga solar dan premium sebesar RP.
2.000 per liter.
Menurut Jokowi, dana dari kenaikan bbm bersubsidi akan di
alihkan untuk dana kesehatan diseluruh indonesia.
Setelah naiknya harga bbm bersubsidi, pemerintah kembali membuat masyarakat indonesia terkejut dengan naiknya harga bahan makanan pokok. Menurut pak yanto seorang pedagang nasi goreng gila “mengurangi pendapatan dan pengeluaran menjadi melonjak”. Bahan makanan pokok yang naik seperti cabai, beras, dan harga sembako lainnya turut serta mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga cabai sebelum bbm naik adalah RP. 40.000 per kg, sedangkan harga cabai sekarang setelah kenaikan harga bbm menjadi RP. 90.000 per kilonya.
Banyak ibu rumah tangga dan pedagang pasar yang mengeluh dengan terjadinya kenaikan bahan makanan pokok dipasaran.
-Ateng-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar