Bagi
remaja yang senang makan makanan manis dan yang selalu membuat kenyang,
sebaiknya mulai dari sekarang harus sedikit lebih dikurangi. Karena itu
sebenarnya sangat berdampak berbahaya bagi tubuh. Mungkin untuk kalangan remaja
pasti jenuh bila harus melakukan pantangan makanan atau membatasi asupan
makanan apalagi makanan yang mereka sukai. Namun, ada beberapa cara untuk
remaja yang ingin terhindar dari diabetes dan cara mencegahnya. Salah satunya
adalah pola makan, yup pola makan adalah salah satunya yang paling ampuh juga
untuk mencegah atau meminimalisir terkenanya diabetes.
Pola Makan
Tahukah
kamu, yang dimaksud pola makan disini adalah cara dan pemilihan waktu yang
tepat untuk makan. Sebenarnya makan yang baik itu 3 kali dalam sehari, yaitu
pagi, siang, dan malam.
“pola
gaya hidup kita ajah, kayak gak makan makanan yang berkolesterol jungfood
fastfood itu gak usah dimakan, makannya di rumah ajah jadi makan yang teratur
ajah 3 kali sehari ajah” saran Dr. Essty.
Untuk
bagian yang malam, sebaiknya hindari makan makanan yang memiliki kandungan
karbohindrat yang tinggi. Dan diganti dengan kandungan karbohidratnya yang
rendah, seperti roti, susu, mie, kentang, jagung. Kenapa? Karena saat tidur
energi yang dikeluarkan hanya setengah persen dari pada saat kita sedang
beraktifitas. Jika ingin makan nasi, usahakan makan sebelum magrib jadi
karbohidrat yang masuk dapat diubah menjadi insulin yang memberikan energi.
Bisa
juga makan yang mengandung karbohidrat dapat diganti dengan buah atau sayuran
yang mengandung sedikit gula. Dan sebaiknya harus seimbang dari nasi, daging,
sayur, buah, dan mineralnya.
“dalam
satu piring itu bisa dibagi-bagi menjadi bagian jadi nasi itu sudah bisa
tertakar, daging bisa tertakar, dan sayuran sudah dapat tertakar. Jadi dalam
satu piring itu dapat dibagi menjadi 3 bagian untuk atau sesuai dengan
keinginan asal jangan terlalu berlebihan” tutur Pak Agung selaku perawat
profesinal di Rumat pada senin ( 1/12/2014)
Beda
lagi untuk remaja yang sukanya makan terus dan suka ngemil. Sebaiknya porsi
makannya dikurangi. Ingat yang dikurangi adalah PORSI bukan WAKTU yang
digunakan untuk makan.
“kalo
misalkan enggak 3 kali sehari boleh sering tapi sedikit, sering tapi sedikit”tekannya
Dr. Essty Dwilincahyati Spesialis Diabetes dari Mohammad Ridwan, Jakarta
(5/12/2014)
Misalkan
jika kalian makan sehari 10 kali, nah itu yang disebut waktu makan. Banyaknya
waktu untuk makan itu tidak apa-apa. Hanya saja disetiap porsinya harus
dikurangi, agar asupan vitamin dan mineralnya seimbang.
“makanannya
yang perlu itu seperti gula, bolu, terus yang manis manis jangan, kayak kue-kue
gituh kurangi kalau ingin terhindar dari diabetes” jelas Dr. Essty.
Untuk menu yang harusnya dimakan, sebaiknya harus
memiliki keseimbangan antara karbohidrat, lemak, serat, dan mineral agar dalam
asupannya tidak ada terlalu menonjol. Dan juga bertujuan mencegah dari berbagai
penyakit.-Nur Ilmi Hasanah-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar