Social Icons

Senin, 08 Desember 2014

Cegah Diabetes dengan Pola Makan untuk Remaja

Bagi remaja yang senang makan makanan manis dan yang selalu membuat kenyang, sebaiknya mulai dari sekarang harus sedikit lebih dikurangi. Karena itu sebenarnya sangat berdampak berbahaya bagi tubuh. Mungkin untuk kalangan remaja pasti jenuh bila harus melakukan pantangan makanan atau membatasi asupan makanan apalagi makanan yang mereka sukai. Namun, ada beberapa cara untuk remaja yang ingin terhindar dari diabetes dan cara mencegahnya. Salah satunya adalah pola makan, yup pola makan adalah salah satunya yang paling ampuh juga untuk mencegah atau meminimalisir terkenanya diabetes.


Pola Makan
Tahukah kamu, yang dimaksud pola makan disini adalah cara dan pemilihan waktu yang tepat untuk makan. Sebenarnya makan yang baik itu 3 kali dalam sehari, yaitu pagi, siang, dan malam.
“pola gaya hidup kita ajah, kayak gak makan makanan yang berkolesterol jungfood fastfood itu gak usah dimakan, makannya di rumah ajah jadi makan yang teratur ajah 3 kali sehari ajah” saran Dr. Essty.
Untuk bagian yang malam, sebaiknya hindari makan makanan yang memiliki kandungan karbohindrat yang tinggi. Dan diganti dengan kandungan karbohidratnya yang rendah, seperti roti, susu, mie, kentang, jagung. Kenapa? Karena saat tidur energi yang dikeluarkan hanya setengah persen dari pada saat kita sedang beraktifitas. Jika ingin makan nasi, usahakan makan sebelum magrib jadi karbohidrat yang masuk dapat diubah menjadi insulin yang memberikan energi.
Bisa juga makan yang mengandung karbohidrat dapat diganti dengan buah atau sayuran yang mengandung sedikit gula. Dan sebaiknya harus seimbang dari nasi, daging, sayur, buah, dan mineralnya.
“dalam satu piring itu bisa dibagi-bagi menjadi bagian jadi nasi itu sudah bisa tertakar, daging bisa tertakar, dan sayuran sudah dapat tertakar. Jadi dalam satu piring itu dapat dibagi menjadi 3 bagian untuk atau sesuai dengan keinginan asal jangan terlalu berlebihan” tutur Pak Agung selaku perawat profesinal di Rumat pada senin ( 1/12/2014)
Beda lagi untuk remaja yang sukanya makan terus dan suka ngemil. Sebaiknya porsi makannya dikurangi. Ingat yang dikurangi adalah PORSI bukan WAKTU yang digunakan untuk makan.
“kalo misalkan enggak 3 kali sehari boleh sering tapi sedikit, sering tapi sedikit”tekannya Dr. Essty Dwilincahyati Spesialis Diabetes dari Mohammad Ridwan, Jakarta (5/12/2014)
Misalkan jika kalian makan sehari 10 kali, nah itu yang disebut waktu makan. Banyaknya waktu untuk makan itu tidak apa-apa. Hanya saja disetiap porsinya harus dikurangi, agar asupan vitamin dan mineralnya seimbang.
“makanannya yang perlu itu seperti gula, bolu, terus yang manis manis jangan, kayak kue-kue gituh kurangi kalau ingin terhindar dari diabetes” jelas Dr. Essty.
Untuk menu yang harusnya dimakan, sebaiknya harus memiliki keseimbangan antara karbohidrat, lemak, serat, dan mineral agar dalam asupannya tidak ada terlalu menonjol. Dan juga bertujuan mencegah dari berbagai penyakit.

-Nur Ilmi Hasanah-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar