Dalam
cara perawatan, Rumat memiliki kelebihan dari rumah sakit pada umumnya. Dimana
setiap penanganan yang dilakukan ada tahapan-tahapan yang memang sudah teruji
secara klinis. Untuk setiap pasien yang datang, pertama akan dilihat seberapa
parah luka yang dilami oleh si pasien. Jika si perawat ini sudah mengetahui
stadium dari si pasien, maka perawat Rumat akan mulai untuk melakukan tindakan
awal. Dimana luka si pasien terlebih dahulu dicuci dan dibersihkan menggunakan
air rebusan daun jambu, yang akan berfungsi untuk menghilangkan bau yang tidak
sedap dari luka itu sendiri.
“setelah
itu luka dibersihkan menggunakan cairan herbal, yaitu rebusan air jambu agar
menghilangkan bau mungkin masih bau tetapi tidak setajam sebelum dicuci”jelas
Pak Agung selaku perawat profesional di Rumat, Jakarta (1/12/2014)
Selanjutnya
setelah membersihkan luka, mulailah untuk dilihat jaringan mana saja yang masih
bagus dan jaringan yang memang sudah tidak bisa berfungsi atau tidak layak.
Nantinya jaringan yang tidak layak akan dilihat apakah masih bisa disembuhkan
tanpa harus mengamputasi atau tidak. Jika masih bisa disembuhkan, lanjut
ketindakan berikutnya. Yang dimana luka itu akan diberikan obat. Hanya saja
obat yang diberikan bukan obat yang biasanya kita tau pada umumnya. Namun, obat
ini adalah obat luar yang khusus. Selain obat luar yang diberikan, balutan yang
gunakan juga sudah moderen.
“kita
juga memiliki prinsip dan prinsip di Rumat itu adalah moish, moish itu adalah
lembab tidak terlalu kering tidak terlalu basah moish ini berfungsi menyerap
cairan nanah, disini balutannya ada kasa ada fom yang lebih modern”
Obat
yang digunakan juga khusus, yang berkhasiat untuk menarik nanah dan melihat
perubahan yang terjadi. Jika perubahan itu sudah terjadi, maka lanjut lagi ke
bagian pengontrolan. Pengongtrolan dilakukan 2-3 hari sekali untuk mengganti
balutan dan melihat kerja obat itu terhadap luka. Setelah obat itu bekerja dan
terlihat hasilnya, perawat akan melihat apakah jaringan yang rusak itu ada
perubahan atau tidak. Jika tidak, maka harus dilakukan tindakan berikutnya agar
jaringan yang rusak itu tidak menjalar ke tempat dimana jaringan yang masih
bagus.
“semisal
kita kasih jarak 2 hari sekali kita lihat banyak cairan yang keluar banjir atau
tidak jika dilihat banjir maka kita stak pada kontrol 2 hari sekali saja. ”
Dalam perawatan Rumat sering kali melakukan penargetan
untuk perawatan luka. Biasanya luka yang baru atau luka awal dapat
diprediksikan sembuh dalam 2 sampai 3 bulan. Terkadang jika pasien selalu
menuruti saran dari perawat kemungkinan besar akan lebih cepat sembuh dari awal
penargetan waktu.
-Nur Ilmi Hasanah-
-Nur Ilmi Hasanah-


Tidak ada komentar:
Posting Komentar