Social Icons

Senin, 08 Desember 2014

Penanganan Cepat dan Aman di Rumat Diabetis

Dalam cara perawatan, Rumat memiliki kelebihan dari rumah sakit pada umumnya. Dimana setiap penanganan yang dilakukan ada tahapan-tahapan yang memang sudah teruji secara klinis. Untuk setiap pasien yang datang, pertama akan dilihat seberapa parah luka yang dilami oleh si pasien. Jika si perawat ini sudah mengetahui stadium dari si pasien, maka perawat Rumat akan mulai untuk melakukan tindakan awal. Dimana luka si pasien terlebih dahulu dicuci dan dibersihkan menggunakan air rebusan daun jambu, yang akan berfungsi untuk menghilangkan bau yang tidak sedap dari luka itu sendiri.


“setelah itu luka dibersihkan menggunakan cairan herbal, yaitu rebusan air jambu agar menghilangkan bau mungkin masih bau tetapi tidak setajam sebelum dicuci”jelas Pak Agung selaku perawat profesional di Rumat, Jakarta (1/12/2014)


Selanjutnya setelah membersihkan luka, mulailah untuk dilihat jaringan mana saja yang masih bagus dan jaringan yang memang sudah tidak bisa berfungsi atau tidak layak. Nantinya jaringan yang tidak layak akan dilihat apakah masih bisa disembuhkan tanpa harus mengamputasi atau tidak. Jika masih bisa disembuhkan, lanjut ketindakan berikutnya. Yang dimana luka itu akan diberikan obat. Hanya saja obat yang diberikan bukan obat yang biasanya kita tau pada umumnya. Namun, obat ini adalah obat luar yang khusus. Selain obat luar yang diberikan, balutan yang gunakan juga sudah moderen.

“kita juga memiliki prinsip dan prinsip di Rumat itu adalah moish, moish itu adalah lembab tidak terlalu kering tidak terlalu basah moish ini berfungsi menyerap cairan nanah, disini balutannya ada kasa ada fom yang lebih modern”

Obat yang digunakan juga khusus, yang berkhasiat untuk menarik nanah dan melihat perubahan yang terjadi. Jika perubahan itu sudah terjadi, maka lanjut lagi ke bagian pengontrolan. Pengongtrolan dilakukan 2-3 hari sekali untuk mengganti balutan dan melihat kerja obat itu terhadap luka. Setelah obat itu bekerja dan terlihat hasilnya, perawat akan melihat apakah jaringan yang rusak itu ada perubahan atau tidak. Jika tidak, maka harus dilakukan tindakan berikutnya agar jaringan yang rusak itu tidak menjalar ke tempat dimana jaringan yang masih bagus.

“semisal kita kasih jarak 2 hari sekali kita lihat banyak cairan yang keluar banjir atau tidak jika dilihat banjir maka kita stak pada kontrol 2 hari sekali saja. ”

Dalam perawatan Rumat sering kali melakukan penargetan untuk perawatan luka. Biasanya luka yang baru atau luka awal dapat diprediksikan sembuh dalam 2 sampai 3 bulan. Terkadang jika pasien selalu menuruti saran dari perawat kemungkinan besar akan lebih cepat sembuh dari awal penargetan waktu.

-Nur Ilmi Hasanah-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar